Posts tagged ‘air foto network’

July 4, 2011

Artikel Berita Program Photo Rendezvous #6 (Bandungnewsphoto)

http://bandungnewsphoto.com/?content=info&op=view&no=250

http://bandungnewsphoto.com/?content=seni-budaya&op=view&id=013688661

http://bandungnewsphoto.com/?content=seni-budaya&op=view&id=012823368

July 4, 2011

Artikel Berita Program Photo Rendezvous #6 (Pikiran Rakyat Online)

 

 

 

http://www.pikiran-rakyat.com/node/150486

July 2, 2011

LEARN TO LIGHT : Kelas Dasar Fotografi Studio

air foto network membuka sebuah program kelas fotografi yaitu

LEARN TO LIGHT
Kelas Dasar Fotografi Studio

air foto network

air foto network

learn to light

(c) air foto network

TUJUAN
Para siswa dapat memahami teknik-teknik pencahayaan dalam fotografi dan mampu melakukan pemotretan baik itu model atau benda dengan menggunakan lampu studio baik ruangan indoor maupun outdoor.

WAKTU
Kelas Fotografi ini diadakan setiap bulannya dengan 3 kali pertemuan @ 5 jam (alternatif ke-1) atau 7 kali pertemuan @ 2 jam (alternatif ke-2).

TEMPAT
Cawan Photo Space
Surapati Core Blok M32 Lantai 3
Jalan PHH.Mustofa 39
Bandung

SYARAT & KETENTUAN
* Kelas Fotografi ini terbuka untuk masyarakat umum.
* Hari dan waktu workshop fotografi ini menyesuaikan antara jadwal para peserta.
* Maksimal pendaftaran 12 orang di setiap kelasnya.
* Kelas & Workshop Fotografi ini dapat berjalan dengan minimal 5 orang peserta.
* Masing-masing peserta diharapkan membawa kamera dslr dan laptop.
* Peserta yang dapat mengikuti kelas ini hanya yang telah menguasai fotografi dasar.
* Peserta diwajibkan menyerahkan portfolio karya fotonya pada saat pendaftaran kelas ini.

BIAYA
* Biaya Pendaftaran Rp 100.000,-
* Biaya Kelas & Workshop Rp 1.400.000,-
* Pembayaran dapat dilakukan secara langsung di Air Foto Network atau melalui transfer ke rek BCA atas nama Christina Listya Budhi 4370828551 KCP Ahmad Yani (konfirmasi pembayaran melalui telepon ke no 022-87242729).
* Potongan biaya (discount) sebesar Rp 100.000,- akan diberikan kepada setiap peserta dengan syarat:
a) Peserta yang memiliki account twitter wajib mem-follow & mention twitter air foto network (@airfotonetwork) dengan cara menuliskan nama lengkap & mencantumkan hashtag #learntolight
Contoh : @airfotonetwork | Stephanie Zubaidah | #learntolight
b) Peserta wajib menge-like Fan Page Facebook milik air foto network –> http://on.fb.me/NdGD2h

BATAS AKHIR PENDAFTARAN
Setiap akhir bulan sebelum kelas atau proses belajar mengajar dimulai di setiap awal bulan.

FASILITAS PESERTA
Handout / modul fotografi.
Ruang kelas dengan Air Conditioner (AC).
Ruang Hijau untuk rehat, santai & obrolan kecil.
Laptop & LCD Projector untuk presentasi karya peserta.
Model & Property.
Sertifikat khusus keikutsertaan Kelas & Workshop Fotografi.

MATERI KELAS FOTO
1) Prinsip & Pemahaman Pencahayaan
2) Pengendalian Cahaya
3) Penataan Cahaya
4) Pengaturan Lampu Studio
5) Pengenalan Peralatan Studio
6) Teknis Memotret Studio
7) Presentasi Karya Foto

INSTRUKTUR FOTOGRAFI
Galih Sedayu
Director of air foto network & Photographer
Ruli Suryono
Photo Principal of air foto network & Photo Lecturer

KARYA FOTO SISWA

air foto network

air foto network

air foto network

FOTO KEGIATAN

learn to light

learn to light

Learn To Light

(c) air foto network

Mengalir sampai jauh…

INFO LANJUT
air foto network
agensi, edukasi & manajemen fotografi
surapati core blok m32
jl. phh. mustofa 39 bandung 40192
ph. +62-22-87242729
airfotonetwork@gmail.com
facebook / air foto network
twitter @airfotonetwork
http://www.airfotonetwork.com

July 2, 2011

Karya Foto Terpilih & Nominasi Program “Bandung Kadeudeuh #3”

Karya Foto Terpilih
“Polusi Tak Hanya Udara”
(c) Budi Maryanto

Polusi di Bandung tidak hanya terjadi di siang hari, dimana aktivitas kendaraan bermotor yang mendukung mobilitas manusia, menjadi pelaku utamanya. Di malam hari pun polusi menjadi salah satu masalah besar di kota Bandung. Polusi cahaya, dimana ribuan lampu bohlam, neon, lampu mobil dan sumber cahaya lainnya menyala menerangi langit bandung. Bila dilihat dari lokasi tertentu mungkin akan terlihat sangat indah, bahkan cenderung untuk dijadikan objek wisata di malam hari, yaitu “bandung night view”, yang biasanya dilakukan di sekitaran daerah Bandung yang memiliki ketinggian yang cukup seperti Punclut, Caringin Tilu dan Lembang. Namun polusi inilah yang membuat Observatorium Bosscha mempertimbangkan untuk pindah dari Lembang, karena tak mampu lagi melakukan pengamatan tata surya dengan sempurna.

Karya Foto Nominasi
(c) Edi Sujana

July 2, 2011

NGOPI – Ngobrol Santai & Tukar Pikiran Soal Fotografi #1 bersama Rama Surya…{CLOSED}

Menjumpai sahabat…

APC Institute mengundang para sahabat untuk berkolaborasi pada program

NGOPI – Ngobrol Santai & Tukar Pikiran Soal Fotografi

PEMBICARA
Rama Surya (Fotografer & Pembuat Buku Foto Esai “Yang Kuat, Yang Kalah”)
Beberapa karya fotonya dapat dilihat di sini,
http://www.seribukata.com/wp-content/uploads/2011/01/RamaSurya_YogyakartaStreetMythology.pdf

WAKTU
Minggu 3 Juli 2011
Pukul 14.00 s/d 16.00 wib

TEMPAT
Cawan Photo Space
Surapati Core Blok M32 Lantai 3
Jalan PHH.Mustofa 39
Bandung 40192

PENDUKUNG PROGRAM
Andhika Prasetya Photo Library
Fotografi Bergerak
Cawan Photo Space

KETERANGAN
Program ini bebas untuk umum dan tidak dikenakan biaya (Free).
Bagi sahabat yang ingin hadir mohon menuliskan nama, nomor handphone & asal institusi/kampus/klub di kolom “comments” pada posting ini.

Terimakasih atas atensinya. Kehadiran para sahabat merupakan energi kreatif bagi kami.

Mari bergerak bersama kami…

INFO LANJUT
apc institute
agency, program management & creative school of photography
surapati core blok m32
jalan phh.mustofa 39 bandung
telepon 022-87242729 / 70160771
contact person: rani (022-92347207)
apc_institute@yahoo.com
facebook/apc institute & twitter @apcinstitute
http://www.apc-institute.com

June 30, 2011

Hightlight Video of Fashion On Stage Photo Competition 2011

Video Klip Program Fashion On Stage Photo Competition 2011 @ Graha Manggala Siliwangi (Sabtu 11 Juni 2011) yang diselenggarakan oleh CHIP Foto & Video Digital/CFVD, Canon & APC Institute.

http://www.youtube.com/watch?v=5PA-YKHcMoU

June 30, 2011

Artikel Singkat & Foto Liputan Program Photo Rendezvous #6 @ Gedung Indonesia Menggugat (Kamis 30 Juni 2011)

SANG VISIONER VISUAL

Tulisan oleh Galih Sedayu
Foto oleh Ivan Fachrurezha

Program Photo Rendezvous kembali dihadirkan oleh APC Institute di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) pada hari kamis tanggal 30 Juni 2011. Photo Rendezvous kali keenam ini digelar berbarengan dengan Pameran Foto “Aku Melihat Indonesia” yang berisikan tentang foto-foto dokumenter salah seorang pemimpin Bangsa Indonesia, Bung Karno. Photo Rendezvous yang merupakan program edukasi fotografi bagi masyarakat umum ini mendatangkan dua orang pembicara yaitu Diah Pitaloka & Yurri Erfansyah. Diah Pitaloka merupakan kurator sekaligus ketua panitia penyelenggara Pameran Foto Bung Karno yang digelar dari tanggal 24 Juni 2011 s/d 30 Juni 2011 di GIM dalam rangka memperingati bulan Bung Karno. Sedangkan Yurri Erfansyah adalah seorang jurnalis atau wartawan foto yang saat ini bekerja di media online, “Bandungnewsphoto”.

Secara umum Diah Pitaloka telah mengkurasi foto-foto tentang Bung Karno yang jumlahnya sangat banyak sehingga terpilih 101 buah foto untuk dipamerkan. Foto-foto ini ada yang didapatnya dari IPPHOS, Koleksi DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Keluarga Megawati Soekarno Putri, maupun orang-orang yang menyumbangkan album foto tentang Bung Karno secara Sukarela. Hanya saja pada saat proses pemilihan foto tersebut, beberapa diantaranya telah rusak sehingga sulit direstorasi. Diah pun akhirnya mau tidak mau membaca buku-buku, literatur & sejarah perjalanan tentang Bung Karno agar pemilihan foto tersebut berkaitan dengan realitas sejarah yang telah ditulis. Faktor momentum menjadi salah satu kunci bagi Diah dalam memilih gambar-gambar tersebut.

Akhirnya foto-foto yang dipamerkan pun sangat beragam. Di sana banyak terlihat foto-foto Bung Karno yang bersanding dengan para tokoh dunia seperti Fidel Castro, Che Guevara & Mao-Tse Tung. Selain itu ada pula foto Bung Karno yang terlihat akrab dengan masyarakat kecil. Ada cerita yang menarik yaitu foto Bung Karno yang tengah menyalami Jenderal Sudirman. Menurut yang Diah baca dari berbagai sumber, banyak yang menyebutkan bahwa pada saat itu Bung Karno meminta adegan ia bersalaman dengan Jenderal Sudirman tersebut diulang. Mungkin Bung Karno merasa bahwa foto yang diambil sebelumnya kurang sempurna di mata beliau. Jadi pada intinya adalah Bung Karno sangat memperhatikan hal-hal kecil termasuk yang menyangkut citra visual tentang dirinya. Karena Ia sadar benar bahwa citra visual itu (foto) nantinya akan sangat berharga dan menjadi sejarah yang tak terlupakan di kemudian hari. Cerita ini tentunya mengingatkan kita pada karya foto Joe Rosenthal yang dibuat tahun 1945, yaitu foto para serdadu Amerika yang tengah mengibarkan bendera AS di bukit surobachi. Menurut sejarah, adegan foto inipun sebenarnya diulang agar kelihatan lebih heroik dan sempurna.

Yurri Erfansyah berbicara tentang konteks foto dokumenter jaman dahulu dibandingkan dengan masa kini. Yurri berpendapat seharusnya di era sekarang ini, para fotografer semakin dituntut untuk menciptakan karya-karya foto yang semakin berkualitas dibandingkan dengan jaman dahulu yang sarat dengan keterbatasan teknologi. Selain itu Yurri menampilkan beberapa karya foto dokumenter yang ia buat dari mulai demo, ariel peter pan, gubernur jabar sampai foto bencana.

Pada intinya, saat ini mesti dibangun kesadaran bersama untuk menyelamatkan karya-karya foto masa lalu terutama yang erat kaitannya dengan sejarah bangsa kita. Karena banyak sekali karya foto tentang bangsa kita yang disimpan secara apik & teratur oleh bangsa lain, bukan oleh bangsa kita. Tentunya juga perlu dibarengi dengan mengarsipkan karya foto masa kini sebagai kajian sejarah untuk masa yang akan datang. Hingga akhirnya bangsa kita memiliki “identitas visual” agar Bangsa Indonesia selalu tercatat di dalam sejarah peradaban dunia.

June 30, 2011

NASAKOM – Narsis & Aksi Komunitas Foto #2 oleh Kamera Lubang Jarum (KLJ) Bandung…{CLOSED}

Menjumpai Sahabat

APC Institute bekerjasama dengan Komunitas Kamera Lubang Jarum (KLJ) Bandung mengundang para sahabat untuk berkolaborasi pada program

NASAKOM – Narsis & Aksi Komunitas Foto #2
Nasakom (Narsis & Aksi Komunitas Foto) adalah sebuah program bincang-bincang & obrolan ringan bersama komunitas-komunitas kreatif fotografi. Tujuan program ini adalah menciptakan sebuah forum untuk memperkenalkan komunitas-komunitas foto dengan segala keunikannya kepada khalayak publik serta salah satu upaya untuk terus menyuarakan fotografi sebagai alternatif kreativitas masyarakat.

KOMUNITAS TAMU
KOMUNITAS KAMERA LUBANG JARUM (KLJ) BANDUNG
http://kljibandung.blog.com/tag/kamera-lubang-jarum-bandung/

http://ramadan.tempointeraktif.com/hg/pernik_lebaran_10/2010/08/29/brk,20100829-274806,id.html

(c) KLJ Bandung/Pinhole Bandung

TEMPAT
Caldera Camp
Area Sinema Alam, Kampung Maen
Bumi Perkemahan Cibubur
Jakarta @ event “Thanks to Nature”

WAKTU
Sabtu 16 Juli 2011
Pukul 14.00 s/d 15.30 wib

PENDUKUNG PROGRAM
Teh Kotak
Tequila Indonesia
Fotografi Bergerak
Perpustakaan Fotografi Andhika Prasetya
Cawan Photo Space

KETERANGAN
Biaya tiket masuk event “Thanks to Nature” pada tanggal 16 – 17 juli 2011 Rp 50.000,-.
Bagi sahabat yang ingin hadir mohon menuliskan nama, nomor handphone & asal institusi/kampus/klub di kolom “comments” pada posting ini.

Mari bergerak bersama kami…

INFO LANJUT
apc institute
agency, program management & creative school of photography
surapati core blok m32
jalan phh.mustofa 39 bandung
telepon 022-87242729 / 70160771
contact person: rani (022-92347207)
apc_institute@yahoo.com
facebook/apc institute & twitter @apcinstitute
http://www.apc-institute.com

June 28, 2011

Artikel Singkat & Liputan Foto Program Nasakom bersama Kolam Bandung @ Cawan Photo Space (24 juni 2011)

Tulisan oleh Bellanissa B. Zoditama
Foto oleh Ivan Fachrurezha

APC Institute bekerja sama dengan Komunitas Lensa Manual Bandung atau KOLAM Bandung mengadakan sebuah program reguler yang bertajuk NASAKOM (Narsis dan Aksi Komunitas foto) yang diadakan pada hari Jumat, 24 Juni 2011 bertempat di Cawan Photo Space, Surapati Core blok M32. KOLAM sendiri adalah sebuah wadah komunikasi para penggemar fotografi digital dan analog yang menggunakan lensa-lensa manual.

Pada acara yang dimulai pada pukul 19.30 WIB ini, para anggota KOLAM Bandung yang diwakili oleh salah satu anggotanya yaitu Ujang Hidayat atau yang dikenal dengan sebutan Ujang Bedog, bercerita tentang sejarah berdirinya KOLAM. Komunitas Lensa Manual terbentuk dari beberapa orang penggemar kamera manual. Awalnya orang-orang ini hanya mengoleksi lensa manual, saling berbagi informasi dan jual beli lensa. Komunitas ini sudah berdiri selama satu tahun, dan memiliki harapan tersendiri bahwa setiap orang dapat memakai lensa apapun dan dapat memanfaatkannya dengan baik. Jadi tidak sekedar melihat berdasarkan merek. Menurut Ujang Bedog yang mahir mengutak-atik lensa manual, lensa Nikon bisa dipasang pada kamera Fuji, lensa Leica bisa dipakai kamera Canon, bahkan tak jarang komponen tak terpakai dari berbagai lensa dapat “dikanibal” menjadi lensa baru. Dulunya, Komunitas Lensa Manual Bandung sempat menamakan diri Budak Baong Bandung atau Anak Nakal Bandung. Hanya saja karna dikuatirkan nama tersebut memiliki tafsir yang negatif akhirnya diganti menjadi KOLAM Bandung. Ujang Bedog turut andil membentuk komunitas ini dengan merangkul para pembeli lensa manual di warung fotonya di Jalan Terusan Pasirkoja, Bandung.

Pada akhirnya, tujuan dibentuknya komunitas lensa manual ini yaitu mengajak orang-orang belajar tentang esensi dasar ilmu fotografi dengan penggunaan lensa manual. Sehingga mampu melatih rasa ketika memotret dan bukan menyerahkannya kepada teknologi atau kecanggihan alat semata. Ke depan harapan dari KOLAM Bandung sendiri adalah mereka ingin terus melakukan kegiatan memotret dan membuat sebuah pameran foto.

June 27, 2011

PHOTO RENDEZVOUS #6 – Menyimak Citra Visual Bung Karno oleh Diah Pitaloka & Yurri Erfansyah…{CLOSED}

Menjumpai sahabat…

APC Institute bekerja sama dengan Panitia Bulan Bung Karno Jawa Barat 2011 DPD PDI Perjuangan Jawa Barat mengundang para sahabat untuk menghadiri program

PHOTO RENDEZVOUS
Discussion Talk, Porfolio Reviews, and Story Behind The Shoot

PEMBICARA
DIAH PITALOKA – Expert Staff of West Java Parliamentary

YURRI ERFANSYAH – Jurnalis (Bandung News Photo)

TEMA 
“Menyimak Citra Visual Bung Karno” (Foto-foto dokumenter).

(c) Paul Tedja Surya

WAKTU
Kamis 30 Juni 2011
Pukul 15.00 s/d 17.00 wib
Setelah itu dilanjutkan dengan pemutaran film dokumenter Bung Karno

TEMPAT
GEDUNG INDONESIA MENGGUGAT (GIM)
Jalan Perintis Kemerdekaan No 5
Bandung

KETERANGAN
Program ini bersamaan dengan kegiatan Pameran Foto Bung Karno “Aku Melihat Indonesia” yang berlangsung dari tanggal 24 Juni s/d 30 Juni 2011.

Program ini bebas untuk umum dan tidak dikenakan biaya (Free).

Bagi sahabat yang ingin hadir mohon menuliskan nama, nomor handphone & asal institusi/kampus/klub di kolom “comments” pada posting ini.

Terimakasih atas atensinya. Kehadiran para sahabat merupakan energi kreatif bagi kami.

Mari bergerak bersama kami…

SEKILAS TENTANG PHOTO RENDEZVOUS

Photo Rendezvous adalah sebuah program edukasi yang diinisiasi oleh APC Institute berupa presentasi foto, diskusi dan cerita di balik pemotretan yang disampaikan oleh seorang pembicara. Penyelenggaraan program Photo Rendezvous tidak memiliki jadwal yang tetap. Karenanya kehadiran Photo Rendezvous ibarat maling yang tidak pernah mengentuk pintu sebelumnya. Photo Rendezvous bisa hadir sebulan sekali, sebulan tidak sama sekali, seminggu sekali, tiga kali sehari, atau sekali-sekali saja. Satu hal yang pasti, Photo Rendezvous akan selalu hadir selama fotografi kita belum mati. Sebab Photo Rendezvous ini ada dengan harapan agar fotografi selalu hidup dan dapat memberikan ruh bagi kita semua yang mengaku sebagai masyarakat visual. Oleh karena itu kami berharap agar Photo Rendezvous dapat menciptakan jejaring di antara komunitas kreatif, membangun rasa persaudaraan dalam satu jiwa serta menghasilkan karya-karya yang dapat meninggalkan jejak peradaban bagi manusia. Sehingga tidak akan pernah ada kata kesepian dalam fotografi kita.

INFO LANJUT
apc institute
agency, program management & creative school of photography
surapati core blok m32
jalan phh.mustofa 39 bandung
telepon 022-87242729 / 70160771
contact person: rani (022-92347207)
apc_institute@yahoo.com
facebook/apc institute & twitter @apcinstitute
http://www.apc-institute.com