Posts tagged ‘bandung kadeudeuh’

March 6, 2012

Karya Foto Terpilih & Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #11

Karya Foto Terpilih
“Mogok Kena Banjir” (c) Sudarmanto Edris“
Tak perlu menguasai ilmu geologi yang tinggi untuk membuktikan bahwa kota bandung dahulunya merupakan danau purba. cukup dengan berkeliling kota saat hujan maka teori tentang danau purba itu akan terbukti. saat hujan kota bandung dipenuhi genangan air di mana-mana seperti di cikadut. cukuplah itu sebagai bukti bahwa kota bandung dulunya merupakan danau purba dan sangat mungkin untuk kembali menjadi danau raksasa. bisakah dicegah kembalinya kota bandung menjadi danau? mungkin bisa dengan cara menjalankan peraturan tentang tata kota secara konsisten. jika tidak maka pindahkanlah kota bandung ke puncak gunung tangkuban parahu supaya bebas dari masalah banjir….

Karya Foto Nominasi
“Langkah Muda Untuk Masa Depan” (c) Haris Alfa

Karya Foto Nominasi
“Mesjid Sarana Rekreasi” (c) Suci Rahmadanny

Advertisements
January 2, 2012

Karya Foto Terpilih & Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #9

Karya Foto Terpilih
“Kami di Tembok Pasupati” karya Gloriya Wibisana
Sosok pria dan wanita yang seolah berada di jendela berwarna ungu pada tembok Pasupati, tepatnya dekat perempatan Cihampelas-Pasteur.

Karya Foto Nominasi
“Pasoepati bridge in my way” karya Rezza Pradana Putra

Karya Foto Nominasi
“Semarak Hijau Gedung Sate” karya Pristanto Muhammad
Gedung Sate yang pada masa Hindia Belanda itu disebut Gouvernements Bedrijven (GB), peletakan batu pertama dilakukan oleh  Johanna Catherina Coops. Bangunan yang anggun mempesona dengan gaya arsitektur unik mengarah kepada bentuk gaya arsitektur Indo-Eropa. Gedung yang menjadi pusat pemerintah Jawa Barat dapat disaksikan masyarakat umum dari dekat dengan “efek hijau” pada tiap lekukan bangunan ini.

Karya Foto Nominasi
“One Purpose” karya Reindy Gustyawan
One Purpose yang artinya “Satu Tujuan”. Karena mengapa, bisa kita lihat barisan-barisan yang berjejer itu menuju satu kesatuan yang memiliki satu tujuan yaitu batu yang berdiri di puncak. Diharapkan Kota Bandung sedikit demi sedikit dari tahap awal yang terus dilalui dengan semangat pembangunan sehingga bisa mencapai puncak, Kota Bandung dapat menjadi Kota Bermartabat dengan pembangunan oleh para pemimpin-pemimpin yang jujur dan adil di mata rakyat Indonesia juga di mata Dunia.

Karya Foto Nominasi
“Monumen di kala minggu pagi” karya Aldy Giraldie

December 2, 2011

Karya Foto Terpilih & Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #8

Karya Foto Terpilih Program Bandung Kadeudeuh #8
“Memancing Sampah” (c) Myke Jeanneta

Hujan deras yang menghanyutkan aneka sampah di aliran sungai kecil ternyata membawa berkah tersendiri bagi pemulung barang bekas. Banyaknya barang bekas seperti botol bekas air minum yang dibuang sembarangan ke sungai kecil, di pancing seperti memancing ikan yang kemudian hasilnya dijual. Juga menjadi tontonan buat anak-anak kecil disekitar lokasi.

Karya Foto Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #8
“Penerang” (c) Sudarmanto Edris

sama-sama sarana penerang. satu penerang jalanan, yang satu lagi penerang jiwa. satu untuk keselamatan lahir, yang satu untuk keselamatan spiritual. seluruh penghuni bandung baik penyelenggara pemerintahan maupun warganya perlu lebih peduli pada kedua sarana penerang itu agar bandung selamat.

Karya Foto Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #8
“Terus Melangkah” (c) Reindy Gustyawan

Tampak dua orang pemuda berjalan di jalanan Kota Bandung. Langkahnya seperti melangkah kedepan. Diharapkan generasi-generasi muda seperti ini lah yang dapat memujudkan BANDUNG YANG LEBIH BERMARTABAT lagi dari sekarang. Semoga banyak generasi muda yang kedepannya peduli dengan Kota Bandung, sehingga terciptalah para pemimpin-pemimpin yang bersih dari segalanya yang layak memimpin Kota Bandung. Amin.

November 4, 2011

Karya Foto Terpilih & Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #7

Karya Foto Terpilih
“Terbayang Pemandian Tjihampelas”
(c) Gloria Wibisana – Bandung

Saat ini hanya bisa membayangkan Pemandian Tjihampelas.
Semua tinggal kenangan.
Yang terlihat sekarang proses pembangunan sebuah apartemen.
Terbayang pada saatnya nanti, apartemen berdiri megah, sedangkan di sekelilingnya
perumahan padat penduduk dengan sungai Cikapundung dengan airnya yang kotor.
Sungguh ironis.

Karya Foto Nominasi
“Sungai Yang Tercemar”
(c) Mufti Muhtadi – Bandung

Karya Foto Nominasi
“Brightens Bridge”
(c) Husnul Khatimah – Bandung

Karya Foto Nominasi
“Bandung (Bermartabat)”
(c) Jesyka Puspa – Bandung

Karya Foto Nominasi
“Patung Ir.H.Juanda”
(c) Puji Astuti – Bandung

October 2, 2011

Karya Foto Terpilih & Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #6

Karya Foto Terpilih Program Bandung Kadeudeuh #6

“Taman Makam Pahlawan Yang Terlupakan” (c) Arsy Any Sucianingsih

Dahulu tempat ini adalah tempat yang sering dikunjungi oleh para wisatawan. Tetapi karena banyaknya tempat wisata yang lebih menarik, taman makam pahlawan ini seolah tidak diindahkan seperti dahulu.

Karya Foto Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #6

(c) Sudarmanto Edris

Membersihkan sampah non organik di dalam kawasan Babakan Siliwangi termasuk sampah non oranik dalam kolam pancuran sebagai bagian dari kegiatan mempersiapkan peresmian Babakan Siliwangi sebagai Hutan Kota Dunia pertama diIndonesia.

Karya Foto Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #6

“Tempat Sampah yang tiada berujung” (c) Desi Alfiani

Sungai kini bukan lagi tempat air mengalir, melainkan tempat sampah yang tiada berujung. Karena di setiap sungai saat ibi banyak terdapat sampah yang menyebabkan tersumbatnya arus air sehingga berujung banjir.

Karya Foto Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #6

(c) Gilang Gautama

Karya Foto Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #6

“Puncak Cahaya Bandung” (c) Lidya Caroline

Karya Foto Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #6

“Perumahan Bantaran Kali” (c) Aryani Wulansari

Karya Foto Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #6

“Sampah & Pohon” (c) Pretty Angelia

Karya Foto Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #6

“Tak Muat Lagi” (c) Jane Kartikasari


					
September 2, 2011

Karya Foto Terpilih & Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #5

Karya Foto Terpilih Program Bandung Kadeudeuh #5

Bandung, ya macet (c) Myke Jeanneta

Ruas jalan yang pendek2 dengan banyak persimpangan lampu merah, dan panjang jalan yang tidak pernah bertambah panjang juga ditambah makin banyaknya kendaraan roda dua dan roda empat di jalan menambah kemacetan di kota Bandung. Jangan ditanya di waktu akhir pekan, Bandung sebagai salah satu tujuan wisata belanja dan kuliner makin padat dengan wisatawan yang membawa kendaraan pribadinya ke Bandung, sehingga banyak warga kota yang enggan keluar rumah di akhir pekan bila tidak penting sekali, khawatir terjebak kemacetan. Belum ada upaya pemerintah kota Bandung baik di tingkat kotamadya ataupun provinsi yang berarti untuk mengatasi kemacetan.

Karya Foto Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #5

Perikasa Kesehatan Gratis (c) Sudarmanto Edris

Komunitas Bandung Sehat (KOMBAT) bersama PMI Medical Center melakukan pemeriksaan kesehatan gratis pagi pengunjung kawasan car free day Dago. saat biaya kesehatan makin tak terjangkau, mungkin kegiatan ini bisa menjadi angin segar bagi masyarakat bandung untuk sekadar memeriksakan kondisi kesehatan tanpa perlu mengeluarkan biaya.

Karya Foto Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #5

Nuff (Enough Said) (c) Edward Nugroho

Karya Foto Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #5

Sawah Terakhir (c) Zulsam Kifli

Pembangunan kadang menggilas apapun yang diinginkannya, termasuk sawah yang berada di tengah Kota Bandung, di perempatan Jalan Buah Batu – Jalan Soekarno Hatta ini. Tak ada lagi kehijauan, tak ada lagi cericit burung, tak ada lagi kerbau menggarap sawah. Kelak anak-anak Kota Bandung hanya mengenal sawah dari buku dan foto saja. Deudeuh teuing Bandung….

Karya Foto Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #5

Ngajejer (c) Edi Sujana

Keinginan punya rumah/tempat singgah bernuansa dan hawa pegunungan/bukit bisa dibeli dengan sejumlah rupiah, kapan saja dan dimana saja… jelas sekali daerah perbukitan sekarang sdh menjadi lahan/ladang bagi para pengembang untuk memanjakan keinginan tsb. kita tdk tahu sebuah bukit yg ada dimuka bumi ini (BANDUNG) punya siapa dan milik siapa, yang jelas siapa saja yg mau membangun sesuatu/wahana di daerah lahan bukit bisa dibeli kepada “siapa” (ada uang ada lahan).

Hawa bandung memang surganya bagi siapa-siapa yang suka dimanjakan oleh nuansa dan hawa. Bandung kini bukan bandung doeloe lagi, dimana2 banyak NGAJEJER bangunan/wahana tanpa peduli thd lingkungan,pepohonan,bahkan pura2 tdk tahu kalau ditempat tsb adalah salah satu daerah resapan air. hhhmmmmm

August 2, 2011

Karya Foto Terpilih & Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #4

Karya Foto Terpilih

“Kukuyaan” (c) Sudarmanto Edris

Beberapa puluh pengarung sungai ‘mengular’ menggunakan ban dalam mobil (kukuyaan) sedang melintasi bantaran sungai cikapundung di kawasan braga disaksikan penduduk setempat. perhelatan ini digelar oleh komunitas sungai cikapundung sebagai upaya membangkitakan kesadaran akan pentingnya menjaga kualitas air sungai cikapundung yang membelah kota bandung. Semoga kelak tanpa ragu kita bisa bermain di sungai cikapundung tanpa khawatir gatal-gatal.

Karya Foto Nominasi

“Gedung De Vries” (c) Budi Maryanto

Sebelumnya, gedung yang dibangun pada tahun 1895 ini dahulu merupakan sebuah toko serba ada. Lokasinya berada tepat  di seberang Gedung Museum Asia Afrika. Pada pertengahan 2010 lalu sebuah bank (non-instansi pemerintah) berhasil merevitalisasikan gedung tersebut dengan melakukan semi-restorasi pada fisik bangunan hingga dapat digunakan kembali. Pertanyaannya..? Akankah pemerintahan kota Bandung akan melakukan hal tersebut pada bangunan bersejarah lainnya, mengingat bahwa belum lama ini, kolam renang Cihampelas / Pemandian Tjihampelas (kolam renang pertama di Indonesia yang dibangun pada tahun 1902) telah diratakan dengan tanah demi pembangunan sebuah hotel.

Karya Foto Nominasi

“Bandung Bersih” (c) Myke Jeanneta

Masalah sampah masih menjadi soal dalam keseharian di Bandung, karena belum mempunyai TPA sampah permanen. Keterlambatan pengangkutan sampahpun membuat tidak nyaman warga. Keep Bandung Clean and Beautiful, harapan warga Bandung dan wisatawan yang berkunjung. Soal kebersihan memang tanggung jawab kita semua.

July 2, 2011

Karya Foto Terpilih & Nominasi Program “Bandung Kadeudeuh #3”

Karya Foto Terpilih
“Polusi Tak Hanya Udara”
(c) Budi Maryanto

Polusi di Bandung tidak hanya terjadi di siang hari, dimana aktivitas kendaraan bermotor yang mendukung mobilitas manusia, menjadi pelaku utamanya. Di malam hari pun polusi menjadi salah satu masalah besar di kota Bandung. Polusi cahaya, dimana ribuan lampu bohlam, neon, lampu mobil dan sumber cahaya lainnya menyala menerangi langit bandung. Bila dilihat dari lokasi tertentu mungkin akan terlihat sangat indah, bahkan cenderung untuk dijadikan objek wisata di malam hari, yaitu “bandung night view”, yang biasanya dilakukan di sekitaran daerah Bandung yang memiliki ketinggian yang cukup seperti Punclut, Caringin Tilu dan Lembang. Namun polusi inilah yang membuat Observatorium Bosscha mempertimbangkan untuk pindah dari Lembang, karena tak mampu lagi melakukan pengamatan tata surya dengan sempurna.

Karya Foto Nominasi
(c) Edi Sujana

June 4, 2011

BANDUNG KADEUDEUH – Bertutur Tentang Kota Bandung Melalui Karya Fotografi

Menjumpai sahabat…

air foto network mengundang para sahabat untuk berkolaborasi pada program

BANDUNG KADEUDEUH – Bertutur Tentang Kota Bandung Melalui Karya Fotografi
Bandung Kadeudeuh atau Bandung Kesayangan adalah sebuah gerakan kolektif moral yang merupakan cara untuk bertutur tentang Kota Bandung melalui karya fotografi & tulisan singkat. Karya-karya ini kemudian akan dimuat & dipublikasikan secara online setiap bulan untuk dapat di “Share” kepada khalayak umum. Setelah itu, karya foto & tulisan tersebut akan dicetak ke dalam sebuah “Jurnal” sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada publik.

Bandung Kadeudeuh #6 (c) Gilang Gautama

Bandung Kadeudeuh #7 (c) Husnul Khatimah

Bandung Kadeudeuh #8 (c) Myke Jeanneta

SYARAT & KETENTUAN

Terbuka untuk masyarakat umum.

Program ini diadakan setiap sebulan sekali.

Obyek foto yang dikirim dapat berupa visualisasi sebuah harapan baru, kritik sosial maupun realitas peristiwa tentang segala sesuatu yang menyangkut Kota Bandung. Entah itu mengangkat isu potret sosial, ruang kota, komunitas kreatif, transportasi, kegiatan ekonomi, masyarakat urban, heritage, dsb.

Peserta bebas menggunakan jenis kamera apapun (kamera DSLR, pocket, lubang jarum/pinhole, lomo, analog/film, hp, dll).

Jumlah foto yang dikirimkan bebas dan ditulis keterangan tentang: judul foto, tulisan singkat (maksimal 1 halaman), nama, alamat, nomor telepon & email.

Karya Foto disimpan dalam format jpeg dengan sisi terpanjang 1200 pixel dan hanya dikirim melalui email ke airfotonetwork@gmail.com selambat-lambatnya setiap tanggal terakhir di akhir bulan.

Olah foto digital diperkenankan selama tidak menambah atau mengurangi isi foto.

Hak cipta karya foto merupakan milik fotografer atau pemotret. air foto network tidak berhak menggunakan foto-foto yang terpilih ataupun yang masuk tanpa seijin dari fotografer/pemotret yang bersangkutan kecuali untuk keperluan yang berhubungan dengan program ini.

Karya foto yang terpilih akan dimuat di http://www.airfotonetwork.com setiap tanggal 2 di awal bulan.

Peserta tidak dipungut biaya apapun (Gratis).

air foto network menyediakan sertifikat penghargaan & merchandise t-shirt kepada 1 orang peserta dengan karya foto & tulisan terbaik.

Demikian informasi yang kami berikan, kolaborasi para sahabat merupakan energi kreatif bagi kami.

Mengalir sampai jauh…

INFO LANJUT
air foto network
agensi, edukasi & manajemen fotografi
surapati core blok m32
jl. phh. mustofa 39 bandung 40192
ph. +62-22-87242729
airfotonetwork@gmail.com
facebook / air foto network
twitter @airfotonetwork
http://www.airfotonetwork.com

 

June 4, 2011

Foto Terpilih & Nominasi Program Bandung Kadeudeuh #2

Foto Terpilih program Bandung Kadeudeuh #2

Bukit Dago (c) Edi Sujana

Pembangunan gedung bertingkat sudah mulai memasuki perbukitan, daerah resapan air semakin terserap oleh semen dan pasir gedung megah, seperti yg saya lihat di daerah bukit dago timur. sementara ditengah kota sdh tak ada tempat lagi dikarenakan “hareurin”.. Oh Bandung deudeuh teuing!!! “kamana deui simkuring rek leleson bari ngiuhan…..???”

Foto nominasi program Bandung Kadeudeuh #2

Tata Ruang (c) Berpi Hanafi

Penataan ruang Kota Bandung yang kacau menjadikan Kota kita sebagai kota yang sakit. Padahal kota Bandung merupakan kota Tujuan Wisata.

Foto nominasi program Bandung Kadeudeuh #2

Fly Over Pasupati (c) Myke Jeanneta

FLY OVER PASUPATI atau Jembatan Layang Pasupati adalah jembatan yang menghubungkan bagian utara dan timur Kota Bandung melewati lembah Cikapundung. Panjangnya 2,8 km dan lebarnya 30-60 m. Jembatan ini dibangun dengan menggunakan konstruksi cable-stayed. Tujuan utamanya untuk memecah kemacetan di kota Bandung. Fly Over Pasupatipun tak luput dari kemacetan, sebagai pintu utama masuk ke dalam maupun ke luar kota Bandung melalui pintu tol Pasteur terutama diakhir pekan.